Rabu, 08 Juni 2011

News Miss World

Miss World Conference Press @Jakarta 





 Photos : By DetikHot

23 year old Shayna Jo Afaisen Crowned Miss Universe Guam 2011

Road to Miss Universe 2011:
Shayna Jo Afaisen was crowned Miss Universe Guam 2011 at the Sheraton Laguna Resort in Tamuning on June 3rd, 2011. Shayna is 23 year old and will represent Guam in Miss Universe 2011 pageant.18-year-old Katarina Martinez was crowned Miss International Guam 2011 at the Sheraton Laguna Resort in Tamuning on June 3rd, 2011. She will represent Guam in Miss International 2011 pageant.


                                                                Katarina Mertinez


Photos : Miss Guam Website

Kamis, 02 Juni 2011

Welcome To Indonesia @MissWorld

Photos : MISS WORLD 2010 & MISS INDONESIA 2010 










Photos : MissIndonesia.co.id

Liputan Khusus Miss Indonesia 2011 : Wow ... Astrid Ellena Menguasai 3 Bahasa !

 
 SELAIN memancarkan kecantikan, aura Astrid Ellena Indriana Yunadi sangat teduh sekaligus memukau setiap mata yang melihatnya lewat kepiawaiannya berkomunikasi dalam tiga bahasa.

Astrid Ellena Indriana memiliki wajah cantik, kulit putih, dan postur tubuh proporsional. Sebuah tampilan yang sempurna. Apalagi ditunjang dengan pribadinya yang murah senyum dan pembawaannya yang sangat ramah dan hangat. Kekaguman pun makin memuncak manakala Anda mengetahui kecakapannya berkomunikasi dalam tiga bahasa internasional.

"Selain bahasa Inggris, saya juga menguasai bahasa Spanyol dan Mandarin sedikit-sedikit," tutur finalis Miss Indonesia 2011 asal Jawa Timur ini dengan santun kepada okezone baru-baru ini.

Menyoal bahasa yang dikuasainya, bungsu tiga bersaudara ini menuturkan, saat melewati SMA selama 4 tahun (tahun 2004-2008) lalu itu menjadi media efektif untuk melancarkan bahasa internasional.

"Kalau bahasa Spanyol, kebetulan memang menjadi bahasa kedua di Amerika. Dan di sana, saya tidak memiliki teman dari Indonesia. Alhasil, mau tidak mau lancar dengan sendirinya. Saya juga mengikuti kursus kurang lebih 3 tahun," ungkapnya.

Sementara itu untuk penguasaan bahasa Mandarin, Ellen mengatakan sempat mengikuti les sejak kecil. "Tapi sifatnya tidak kontinu dan putus-putus. Kebetulan di kampus saya ada materi tersebut, jadi lumayan melancarkan kembali," sambung peraih gelar Miss Universitas Pelita Harapan (UPH) tahun 2009 ini.

Ellen memang beruntung dengan segala yang dimilikinya tersebut. Kepiawaian yang diperolehnya tentu tak terlepas dari kultur keluarga yang mendukung kemahirannya bertutur dalam bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Pasalnya, bahasa Inggris bagi Ellen seperti bahasa keseharian yang kerap digunakan dalam perbincangan dengan orangtuanya dan neneknya sejak kecil. Maka, tak salah kalau kefasihannya dalam bertutur bahasa Inggris maupun Spanyol dan Mandarin pun tidak diragukan lagi. Bravo Ellen!

Sc : OkeZone

Rabu, 01 Juni 2011

Liputan Khusus Miss Indonesia 2011 :Liliana Takjub Finalis Miss Indonesia Tampil Mature?

FINALIS Miss Indonesia 2011 tak hanya tampil memukau dengan kecantikan mereka di hadapan para juri, tapi juga kebolehan mereka dalam menjawab rentetan pertanyaan yang memeras otak.
 
Tampilan finalis Miss Indonesia memang tak hanya mengandalkan sisi fisik. Lebih dari itu, para finalis hadir dengan kelebihan mereka masing-masing, terutama kepiawaian mereka dalam berkomunikasi.
 
Liliana Tanoesoedibjo selaku Founder sekaligus Ketua Tim Dewan Juri Miss Indonesia pun merasa takjub dengan kebolehan para finalis tersebut.
 
"Saya ‘surprise’ dengan para peserta. Mereka banyak yang masih berusia 17-18 tahun, tapi mampu memberikan jawaban yang ‘mature’. Sementara ada sebagian peserta lainnya yang berusia 20-22 tahun justru jawaban dari pertanyaannya kurang ‘mature’. Ternyata usia bukanlah jaminan bagi sebuah kedewasaan, tapi lebih kepada pengalaman dan penguasaan dirinya," ungkap Liliana pada okezone yang menemuinya saat istirahat penjurian awal di Apartemen Belezza, Permata Hijau, Jakarta, Rabu (1/6/2011).
 
Dilanjutkan Liliana, penjurian awal yang memegang poin sebanyak 60 persen tersebut memiliki kriteria dalam pandangannya selaku Founder dan Ketua Tim Dewan Juri.
 
"Kami melihat dari berbagai sisi, bukan hanya penampilan saja, tapi juga pengetahuan umum serta faktor bahasa, manner, dan pembawaan diri. Hal tersebut akan menjadi nilai plus, terlebih ketika mereka memiliki kelebihan bahasa asing, selain bahasa Inggris. Tentu ini akan menambah kemampuan mereka," tutupnya.



(Sc : Okezone)

Selasa, 31 Mei 2011

Liputan Khusus Miss Indonesia 2011 : Liliana Tanoesoedibjo Harap Miss World Digelar di Bali

PERHELATAN Miss World yang berkelas internasional tentu akan membuahkan kebanggaan ketika Indonesia bisa menjadi tuan rumah di kemudian hari. Itulah impian Founder Miss Indonesia, Liliana Tanoesoedibjo.

Kontes kecantikan berkelas dunia, Miss World memang menjadi ajang bergengsi. Apalagi, pentas yang diselenggarakan tersebut melibatkan 120 negara dari berbagai belahan dunia. Tentu ajang ini tak sekadar menjadi suguhan apik yang memanjakan mata, tapi juga melahirkan kebanggaan ketika suatu saat Indonesia bukan hanya menjadi peserta, tapi juga tuan rumah dari penyelenggaraan acara tersebut.

"Saya berharap kelak Indonesia bisa menjadi tuan rumah dari pentas Miss World," harap Liliana Tanoesoedibjo kepada okezone usai konferensi pers di Hard Rock Cafe, eX Plaza Indonesia, Jakarta, Senin (30/5/2011).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Liliana pun mengupayakan berbagai hal sebagai persiapan dini. Rencananya 4 Juni mendatang, Liliana beserta Miss Indonesia 2011 terpilih serta Miss World 2010, Alexandria Mills bersama Chairman of the Miss World Organization and International President of Variety, The Children's Charity, Julia Morley akan terbang ke Bali. Di pulau Dewata tersebut, Liliana dan rombongan akan melakukan mediasi dengan pihak Gubernur.

"Ini adalah salah satu langkah untuk mendukung rencana tersebut. Memang masih sangat dini sekali, tapi setidaknya langkah ini menjadi pengawal dari rencana besar tersebut. Saat pertemuan dengan Bapak Gubernur, kami akan membicarakan tentang rencana ke depan jika Bali menjadi lokasi penyelenggaraan Miss World," tambahnya.

Selain melakukan mediasi dengan gubernur, segala persiapan pun mulai digarap sejak dini. Sebagai ajang internasional, Liliana ingin semua aspek yang terkait saling menunjang satu sama lain.

"Kami akan mendukung secara penuh, khususnya RCTI selaku penyelenggara. Selain itu, kami akan memersiapkan media, acara, serta dukungan pemerintah," sambungnya.

Diungkapkan Liliana, persiapan yang maksimal memang menjadi poin utama. "Bagi warga asing, sisi keamanan dan kenyamanan menjadi faktor krusial sehingga kami perlu mendukung langsung hal ini. Dengan terpenuhinya faktor tersebut, mereka pun akan merasa betah di Indonesia. Bayangkan saja, ketika 120 negara hadir di Indonesia, tentu ini akan menjadi kebanggaan sekaligus mendatangkan devisa bagi negara," tutupnya.


(Sc : OkeZone)

Liputan khusus Miss Indonesia 2011 : Ajang Miss Indonesia 2011 Lahirkan Kategori Miss Online

SELAIN memperebutkan mahkota Miss Indonesia 2011, serangkaian kategori menarik pun dapat diperebutkan peserta. Apa sajakah label bergengsi tersebut?

Ajang Miss Indonesia tak hanya mencari talent cantik dan berbakat untuk meraih mahkota Miss Indonesia 2011, tapi juga memperebutkan beberapa label bergengsi lainnya yang didukung pihak sponsor. Jika berhasil meraihnya, bukan hanya tawaran materi yang akan diraih, tapi juga karier menjanjikan sebagai duta dari sponsor yang terpilih.

Seperti perhelatan Miss Indonesia kali ini di mana berbagai kategori siap menjaring finalis terpilih untuk mengisi label tersebut. Liliana Tanoesoedibjo selaku Founder dan Ketua Tim Dewan Juri Miss Indonesia mengatakan, tahun ini ada beberapa kategori yang ditawarkan.

"Kami menyuguhkan beberapa kategori untuk tahun ini, di antara Miss Kulit Cantik, Miss Tubuh Terindah, Miss Favorit, Miss Persahabatan, Miss Sporty, serta yang terbaru ada Miss Online dan Miss Lifestyle," tuturnya dalam sesi konferensi pers yang digelar di Hard Rock Kafe, eX Plaza Indonesia, Jakarta, Senin (30/5/2011).

Miss Online merupakan gelar persembahan media online okezone.com dan diberikan untuk mereka dengan perolehan voting tertinggi yang di-download lewat situs www.missindonesia.co.id.

Sementara itu, untuk kategori Miss Lifestyle yang dipersembahkan MNC Life berlaku untuk mereka yang dinilai dapat mensosialisasikan asuransi dan mengetahui tentang perencanaan keuangan.

"Selain bisa mensosialisasikan asuransi, kriteria Miss Lifestyle yakni memiliki wawasan sosial, ekonomi, dan budaya. Tak hanya itu, terkait dengan asuransi ini di mana produk kami juga menyediakan untuk perencanaan keuangan masa depan, maka sosok terpilih pun perlu mengetahui sejauhmana dia tahu tentang perencanaan keuangan serta dapat menyampaikan informasi tentang pentingnya asuransi jiwa bagi dirinya sendiri dan masyarkat luas," jelas Errin Magda selaku Head of Marketing MNC Life pada okezone baru-baru ini.
 
(Sc : OkeZone)